Surabaya, Padek—Liga basket pelajar terbesar di Indonesia, Development Basketball League (DBL), segera memulai musim 2012. Diluncurkan Desember mendatang, DBL 2012 akan menyapa lebih banyak kota, singgah di beberapa kota baru.
Mulai musim 2012 nanti, DBL juga mendapat dukungan langsung dari Menteri Pendidikan Nasional dan Kebudayaan(Mendikbud) Mohammad Nuh. Sekolah yang menjadi juara provinsi berhak mendapat trofi Mendikbud.
Dukungan tersebut tak lepas dari konsep student athlete yang secara konsisten diusung DBL sejak liga itu kali pertama diselenggarakan pada 2004 di Surabaya.
Nuh menyatakan, dukungan tersebut tidak terlepas dari upaya kementerian dalam memberikan penghargaan atau apresiasi, baik kepada penyelenggara maupun para pelajar yang ikut di DBL.
“Kami memandang kegiatan ini tidak hanya dari segi keolahragaan. Tapi, di dalamnya terkandung pula nilai-nilai pendidikan karakter. Misalnya, kerja sama, saling menghargai, dan bangga terhadap prestasi,” katanya.
Mantan rektor ITS dan Menkominfo itu berharap kegiatan tersebut bisa dijadikan ajang pencarian bakat dan minat sekaligus menampung aktivitas peserta didik dalam mengembangkan kecerdasan di bidang olahraga.
“Dalam pendidikan karakter, ada empat kuadran yang ingin dikembangkan. Yakni, olah pikir terkait dengan kecerdasan, olah hati terkait dengan kejujuran, olah karsa terkait dengan kerja sama dan peduli, serta olahraga terkait dengan sportivitas, kesehatan, dan kebersihan,” ungkapnya.
Nuh memandang, kegiatan DBL harus terus-menerus ditingkatkan dan dikoordinasikan, termasuk menyesuaikan dengan agenda-agenda pendidikan di sekolah. Dengan demikian, antara satu dan lainnya tidak mengganggu belajar-mengajar di tingkat satuan pendidikan, melainkan saling mendukung.
“Karena itu, koordinasi dengan penyelenggara pendidikan di masing-masing tempat atau wilayah diperlukan agar kegiatan yang baik ini tidak malah saling meniadakan. Tapi, membuat satu vektor yang menghasilkan resultante positif, baik bagi dunia pendidikan maupun penjaringan bibit di bidang olahraga,” katanya.
Dukungan Mendikbud itu disambut dengan rasa bangga oleh DBL. “Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan untuk Bapak Mohammad Nuh serta jajaran Kementerian Pendidikan Nasional dan Kebudayaan. Kami yakin trofi Mendikbud pada 2012 akan semakin memacu semangat sekolah-sekolah untuk berpartisipasi dan berprestasi,” kata Azrul Ananda, commissioner DBL.
“Selain itu, kami yakin sekolah-sekolah akan lebih serius menjaga prinsip yang selama ini diperjuangkan DBL. Yakni, pemain basket tetap harus menjaga prestasi di sekolah. Dukungan ini merupakan anak tangga baru, membantu kami terus melangkah dan mengembangkan kompetisi,” lanjut dia.
Pendaftaran DBL 2012 sudah dibuka di beberapa kota. Regulasi, syarat, dan formulir pendaftaran bisa diunduh di website resmi: www.dblindonesia.com. (jpnn)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar